Jalur kereta api Anyer Kidul–Kampung Bandan

jalur kereta api di Indonesia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Jalur kereta api Anyer Kidul–Kampung Bandan

Jalur kereta api Anyer Kidul–Kampung Bandan adalah jalur kereta api di ujung paling barat Jawa yang menghubungkan Stasiun Merak dengan Stasiun Tanah Abang. Seluruh jalur ini termasuk dalam pengelolaan KAI Commuter wilayah I Jakarta, dan dirujuk sebagai "lintas barat Jawa", bersama dengan Labuan–Rangkasbitung dan Saketi–Bayah; dan dalam bahasa Belanda, jalur ini secara kolektif disebut Bantamlijn (lin Banten). Jalur ini dibina oleh Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta.[2]

Fakta Singkat Ikhtisar, Nama asli ...
Jalur kereta api Anyer Kidul–Kampung Bandan
Segmen lintas ini di kawasan Tanah Kusir
Ikhtisar
Nama asliBantamlijn
JenisJalur lintas utama
SistemJalur kereta api rel berat
Status
  • Beroperasi
  • Tidak beroperasi (Anyer Kidul–Cigading)
TerminusMerak
Anyer Kidul
Kampung Bandan
Stasiun50
Layanan3
Operasi
Dibangun olehStaatsspoorwegen
Legalitas pembangunanWet 15 Juli 1896 Staatsblad No. 180.[1]
Dibuka1899-1914
PemilikDirektorat Jenderal Perkeretaapian
Operator
Sistem konduksiListrik aliran atas (Kampung Bandan–Rangkasbitung)
DepoBukit Duri (Kampung Bandan–Rangkasbitung)
Rangkasbitung (Merak–Rangkasbitung)
Data teknis
Panjang lintas147 km (91,34 mi)
Jenis relR54
Lebar sepur1.067 mm (3 ft 6 in) Lebar sepur Cape
Elektrifikasi1.500 V DC listrik aliran atas (Kampung Bandan–Rangkasbitung)
Kecepatan operasi70–88 km/h (43–55 mph)
Peta rute
elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter

20+640
Anyer Kidul
16+417
Anyer Lor
11+285
Ciwandan
10+201
Cigading
+4 M
148+115
Merak
+3 M
146+568
Sangkamila
140+930
Tegalwangi
137+905
3+762
Krenceng
+17 M
134+266
0+000
Cilegon
+14 M
130+416
Serdang
Jalan Tol
Tangerang–Merak
126+558
Tonjong Baru
+4 M
123+402
Banten
121+621
Karangantu
+4 M
118+090
Kedungcinde
Jalan Tol
Tangerang–Merak
113+444
Serang
+17 M
111+350
Kemang
108+088
Cihideung
104+908
Walantaka
+25 M
101+576
Silebu
+30,06 M
97+328
Cikeusal
+35 M
94+370
Pasirmanggu
Jalan Tol
Serang–Panimbang
90+647
Catang
87+648
Jambu
86+354
Jambu Baru
+18 M
ke Warunggunung
( LBN–RK)
BH 340
Jembatan
Ci Ujung
113 m
79+694
Rangkasbitung
batas elektrifikasi
+22 M
69+847
Citeras
+48 M
62+548
Maja
+40 M
Batas wilayah
BPTJ
60+701
Cikoya
+53 M
58+050
Tigaraksa
+51 M
?
Tigaraksa Kota
Podomoro
Banten
Jawa Barat
55+076
Tenjo
+52 M
Jawa Barat
Banten
51+174
Daru
+50 M
Banten
Jawa Barat
48+449
Cilejit
+53 M
?
Lumpang
Parayasa
41+474
Parung Panjang
+54 M
Jawa Barat
Banten
?
Jatake
35+506
Cicayur
+47 M
32+987
Cisauk
+48 M
31+203
Serpong
+46 M
28+790
Rawa Buntu
+40 M
Gardu LAA
Ciater
Jalan Tol Lingkar
Luar Jakarta 2
24+224
Sudimara
+40 M
22+250
Jurangmangu
+25 M
20+071
Pondok Ranji
+24 M
16+783
Pd. Betung
Banten
DKI Jakarta
Gardu LAA
Bintaro
Jalan Tol Lingkar
Luar Jakarta
13+853
Kebayoran
+4,2 M
10+116
Palmerah
+13 M
Jalan Tol Lingkar
Dalam Jakarta
ke Karet
(Lintas Jakarta )
6+925
Tanah Abang
+9 M
ke Grogol
(TNG–DU )
3+293
Duri
+9 M
PPI: 2+063
KPB:3+739
Angke
+3 M
KPB: 1+616
Kota Inten
-(0+363)
1+364
Kpb
lama
+3 M
0+000
Jakarta Kota
+4 M
-(0+363)
Kampung Bandan
+3 M
ke Ancol
(Lintas Jakarta )
ke Rajawali
(Jakarta Kota–Cikampek )



 
elev (M)
atau panjang (m)
dalam meter
Tutup

Segmen Rangkasbitung–Kampung Bandan merupakan segmen yang saat ini sudah digandakan dan telah menjalani elektrifikasi untuk pelayanan KRL Commuter Line. Sampai sekarang, jalur ini tidak memiliki percabangan jalur sama sekali selain di Tonjong Baru (saat ini kondisinya nonaktif) menuju Pelabuhan Bojonegara dan Krenceng menuju Stasiun Cigading, tetapi dahulu jalur ini memiliki percabangan di beberapa tempat, antara lain di Rangkasbitung menuju Labuan dan Krenceng menuju Anyer Kidul. Anyer Kidul dahulu merupakan terminus untuk jalur ini, sebelum akhirnya dipindahkan ke Merak. Jalur ini merupakan salah satu jalur yang tidak dilintasi dan/atau dilayani kereta api antarkota manapun setelah berhenti beroperasinya kereta api Krakatau.

Awalnya, jalur kereta api ini bermula dari Stasiun Batavia BOS. Pada tahun 1923, jalur ini kemudian dibangun ke arah timur menuju Stasiun Kampung Bandan lama, kemudian membelok ke kanan dan memutar ke kiri menuju Stasiun Angke. Beberapa stasiun baru yang ditambahkan pada masa setelah kolonial Hindia Belanda adalah Stasiun Pondok Ranji, Tigaraksa, Jambu Baru, dan Tonjong Baru. Kemudian pada tahun 2023–24, ditambah lagi 3 stasiun, yaitu Stasiun Lumpang Parayasa, Jatake, dan Tigaraksa Kota Podomoro.

Sejarah

Ringkasan
Perspektif

Pembangunan

Thumb
Jembatan Kereta api melintasi sungai di Banten sekitar awal abad ke-20

Sebelum dibangunnya jalur ini, Banten masih terisolasi dari Batavia. Agar mobilitas penumpang dari Batavia hingga kawasan Banten semakin lancar, maka pada tahun 1890-an perusahaan Staatsspoorwegen (SS) berencana membangun sebuah jalur kereta api yang menghubungkan daerah Duri hingga daerah Serang, melalui daerah Tangerang dan Cikande.[3]

Pada 15 Juli 1896, pemerintah menerbtkan Wet 15 Juli 1896 Staatssblad No. 180. guna mengizinkan SS untuk membangun jalur kereta api dari Stasiun Batavia BOS sampai Anyer ditambah dengan cabang dari Duri ke Tangerang dan dari Tanah Abang ke Weltevreden.[1] Di tengah jalannya pembangunan, rencana trase jalur yang semula melalui Cikande hingga akhirnya Serang ini akhirnya diubah menjadi melalui daerah Parung Panjang hingga ke Rangkasbitung,[3] Segmen yang terwujud ini selesai pada 1 Oktober 1899; mulanya berawal dari Batavia BOS kemudian membelok ke kiri arah Angke.[4] Trase jalur kereta api pertama yang sudah telanjur dibangun pun dicukupkan pembangunannya hanya sampai di daerah Tangerang, dan diresmikan sebagai jalur kereta api Tangerang–Duri yang berstatus sebagai jalur cabang. Jalur ini selesai dibangun pada 2 Januari 1899.[1]

Jalur kereta api dari Stasiun Rangkasbitung diteruskan pembangunannya oleh Staatsspoorwegen (SS) hingga ke daerah Serang pada 1 Juli 1900,[5] yang kemudian dilanjutkan kembali hingga ke dekat Pelabuhan Anyer Kidul pada 1 Desember 1900. Pada 1 Desember 1914, dibuat sebuah jalur percabangan di Stasiun Krenceng yang mengarah ke daerah Merak untuk mengakomodasi Pelabuhan Merak yang lebih dekat untuk menyebrang ke Lampung.[6][1]

Pada tanggal 12 September 1923, sehubungan dengan penataan tata ruang Batavia yang baru, segmen Angke menuju Batavia BOS (Batavia-Zuid) kemudian diubah menjadi membelok ke kanan melalui Gerbang Amsterdam, kemudian membelok lagi ke kanan menuju Stasiun Kampung Bandan lama.[1]:73 Jalur segmen Kampung Bandan–Tanah Abang sudah otomatis digandakan saat proyek berlangsung.[7]

Pembangunan jalur ganda dan elektrifikasi

Thumb
Tebing tanah yang digali dan dipadatkan untuk lintasan baru
Thumb
Wilayah kerendahan yang tengah diuruk

Tragedi Bintaro 1987 di petak jalan Sudimara–Kebayoran rupanya telah memberikan ilham terhadap masa depan perkeretaapian Indonesia. Salah satu hal yang memberi pengaruh adalah terkait sejarah pembangunan jalur ganda dan elektrifikasi untuk kereta api jarak jauh dan perkotaan di Pulau Jawa.

Proses elektrifikasi jalur kereta api di lintas ini dilakukan berbarengan dengan rencana pembukaan layanan baru KRL Jabotabek, yaitu Serpong Ekspres. Untuk mendukungnya, sejak 1990–1994, gardu listrik aliran atas (LAA) mulai dibangun di sepanjang lintas ini, serta jalur ganda untuk mengakomodasi volume KRL yang terus bertambah. Dengan dinyalakannya gardu LAA di Karet, Limo, dan Jurangmangu berturut-turut per 3 Juli, 3 Agustus, dan 3 Desember 1994, KRL akhirnya dapat beroperasi di jalur Tanah Abang–Serpong. Kapasitas lintas ini kemudian ditambah seiring selesainya gardu LAA di Stasiun Serpong dan Bintaro per April 1997.[8]

Peningkatan juga dilakukan oleh PT KA dan Direktorat Jenderal Perkeretaapian di banyak stasiun. Stasiun Serpong yang saat ini ada, diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 4 Juli 2007 sebagai stasiun percontohan dengan arsitektur modern, bersamaan dengan peresmian dan peningkatan jalur segmen Tanah Abang–Serpong menjadi jalur ganda.[9]

Peningkatan juga dilakukan setelah peresmian Stasiun Serpong. Jalur ganda mulai diperpanjang lagi sebagai bagian dari rencana perpanjangan relasi KRL Serpong Ekspres. Stasiun Parung Panjang mulai melayani perjalanan KRL sejak 2009.[10] Pada bulan Mei 2012, jalur ganda dan perpanjangan jaringan jalur KRL menuju Maja mulai diuji coba.[11] Stasiun Maja, sejak tanggal 17 April 2013, sudah melayani KRL/Commuter Line.[12]

Sejak 2013, petak rel antara Stasiun Maja hingga Stasiun Rangkasbitung dibangun menjadi jalur ganda.[13] Pembangunan jalur ganda ini diperkirakan akan menghabiskan biaya hingga Rp765 miliar, dan diharapkan telah selesai pada 2016 sehingga dapat digunakan untuk mengoperasikan KRL Commuter Line hingga ke Rangkasbitung.[14] Pada Desember 2014, telah dilakukan proses gali uruk dan pemadatan badan jalan (formation layer) pada lintasan baru antara Stasiun Maja dan Citeras, serta pemasangan tiang-tiang LAA (listrik aliran atas) di sekitar Stasiun Rangkasbitung.

Dengan selesainya jalur ganda dan elektrifikasi Tanah Abang–Rangkasbitung, segmen ini secara eksklusif hanya dilayani KRL saja per 1 April 2017.[15]

Sehubungan dengan pengembangan lintas RangkasbitungMerak, Direktorat Jenderal Perkeretaapian akan mengganti rel dari R42 ke R54[16] serta perpanjangan elektrifikasi KRL lagi ke arah Serang.[17] Peningkatan rel tersebut sudah termasuk penggantian jenis bantalan dari besi ke beton pada segmen Rangkasbitung–Serang, sedangkan segmen Serang–Merak akan dilakukan di tahap selanjutnya.

Profil jalur

Informasi lebih lanjut Segmen, Jenis rel ...
Segmen Jenis rel Bantalan Laju maksimum
Tanah Abang–Rangkasbitung R54 Beton 70 km/jam
Rangkasbitung-Merak R54 Beton 80 km/jam
Tutup

Jalur terhubung

Lintas aktif

Lintas nonaktif

Layanan kereta api

Penumpang

Barang

Informasi lebih lanjut Nama kereta api, Relasi perjalanan ...
Nama kereta api Relasi perjalanan
Lintas utara Jawa
Angkutan semen Indocement Nambo Kalimas
Semarang Poncol
Brambanan via Semarang Poncol
Angkutan peti kemas dan baja coil Krakatau Steel Krenceng Kalimas
Lintas barat Jawa
Angkutan batu bara rangkaian pendek Nambo Cigading
Tutup

Daftar stasiun

Ringkasan
Perspektif

Percabangan Anyer Kidul–Krenceng

Jalur sejauh sejauh 12 km ini lebih dahulu dibuka pada 20 Desember 1900 dan menjadi segmen terakhir dari jalur ini hingga pengoperasian pelabuhan dan stasiun baru di Merak. Jalur ini ditutup hingga stasiun Cigading pada 2 September 1981[18] karena perkembangan Pelabuhan Merak yang lebih terjangkau untuk menyeberang ke Lampung daripada lewat Anyer, terkhususnya setelah dibukanya Pelabuhan Bakauheni.

Informasi lebih lanjut Nomor, Nama stasiun ...
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Segmen Anyer KidulSerang
Diresmikan pada tanggal 20 Desember 1900
Ditutup pada 2 September 1981 (sampai Cigading)
0103 Anyer Kidul ANKCikoneng, Anyar, Serangkm 20+640Tidak beroperasi
0104 Anyer Lor ANLJalan Raya Anyer, Anyar, Anyar, Serangkm 16+417Tidak beroperasi
Ciwandan km 11+280Tidak beroperasi
0105CigadingCGDTegalratu, Ciwandan, Cilegonkm 10+201+4 mBeroperasiThumb
0106KrencengKENKebonsari, Citangkil, Cilegonkm 137+905 lintas Batavia BOSTanah AbangRangkasbitungMerak
km 3+762 lintas CilegonCigadingAnyer Kidul
+16,15 mBeroperasiThumb
Tutup

Jalur utama

Informasi lebih lanjut Nomor, Nama stasiun ...
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas MerakBatavia BOS
Segmen MerakCilegon
Diresmikan pada tanggal 1 Desember 1914
oleh Staatsspoorwegen Westerlijnen
Termasuk dalam Daerah Operasi I Jakarta
Lintas jalur tunggal
0101MerakMERKompleks Pelabuhan Merak, Pulo Merak, Cilegonkm 148+115+3 mBeroperasiThumb
Sangkamila SKLkm 146+568+4 mTidak beroperasi
Tegalwangi TGIkm 140+930+4 mTidak beroperasi
Segmen Anyer KidulSerang
Diresmikan pada tanggal 20 Desember 1900[1]
0106KrencengKENKebonsari, Citangkil, Cilegonkm 137+905+17 mBeroperasiThumb
0107CilegonCLGJombang Wetan, Jombang, Cilegonkm 134+266
km 0+000 lintas CilegonCigadingAnyer Kidul
+14 mBeroperasiThumb
0112 Serdang (Serang) SDGSerdang, Kramatwatu, Serangkm 130+416Tidak beroperasi
0108Tonjong BaruTOJBTonjong, Kramatwatu, Serangkm 126+534+4 mBeroperasiThumb
- Banten BNkm 123+402Tidak beroperasi
0111KarangantuKRABanten, Kasemen, Serangkm 121+621+4 mBeroperasiThumb
- Kedungcinde KDCkm 118+090Tidak beroperasi
Segmen SerangRangkasbitung
Diresmikan pada tanggal 1 Juli 1900
0120SerangSGJalan Ki Tapa, Cimuncang, Serang, Serangkm 113+444+17 mBeroperasiThumb
- Kemang KMGkm 111+350Tidak beroperasi
- Cihideung CHGkm 108+088Tidak beroperasi
0122WalantakaWLTTegalsari, Walantaka, Serangkm 104+908+25 mBeroperasiThumb
0123 Silebu SIBSilebu, Kragilan, Serangkm 101+576+30 mTidak beroperasiThumb
0124CikeusalCKLCikeusal, Cikeusal, Serangkm 97+328+35 mBeroperasiThumb
0125 Pasirmanggu PIMDahu, Cikeusal, Serangkm 94+370Tidak beroperasi
0126CatangCTBojong Catang, Tunjung Teja, Serangkm 90+647+17 mBeroperasiThumb
0127 Jambu (Serang) JBUkm 87+648+18 mTidak beroperasi
0127Jambu BaruJBUBojong Pandan, Tunjung Teja, Serangkm 86+354+18 mBeroperasiThumb
Lintas jalur ganda
0130RangkasbitungRKJalan Stasiun Rangkasbitung 1, Muara Ciujung Timur, Rangkasbitung, Lebakkm 79+694+22 mBeroperasiThumb
Segmen RangkasbitungTanah Abang
Diresmikan pada tanggal 1 Oktober 1899
0201CiterasCTRCiteras, Rangkasbitung, Lebakkm 69+847+48 mBeroperasiThumb
0202MajaMJJalan Stasiun Maja, Maja, Maja, Lebakkm 62+548+40 mBeroperasiThumb
0203CikoyaCKYJalan Raya Cikuya, Cikasungka, Solear, Tangerangkm 60+701+53 mBeroperasiThumb
-TigaraksaTGSJalan Stasiun Tigaraksa, Cikasungka, Solear, Tangerangkm 58+050+50 mBeroperasiThumb
Tigaraksa Kota Podomoro ? ?Konstruksi
Batas provinsi Banten
Batas provinsi Jawa Barat
0204TenjoTEJJalan Raya Tenjo, Tenjo, Tenjo, Bogorkm 55+076+52 mBeroperasiThumb
Batas provinsi Jawa Barat
Batas provinsi Banten
0205DaruDARJalan Sarwani, Daru, Jambe, Tangerangkm 51+174+50 mBeroperasiThumb
Batas provinsi Banten
Batas provinsi Jawa Barat
0206CilejitCJTBatok, Tenjo, Bogorkm 48+449+53 mBeroperasiThumb
Lumpang Parayasa ? ?Konstruksi
0207Parung PanjangPRPJalan Sayuti 2, Parung Panjang, Bogorkm 41+474+54 mBeroperasiThumb
Batas provinsi Jawa Barat
Batas provinsi Banten
Jatake ? ?Konstruksi
0208CicayurCCCisauk, Cisauk, Tangerangkm 35+506+47 mBeroperasiThumb
0209CisaukCSKJalan Stasiun Cisauk, Cibogo, Cisauk, Tangerangkm 32+987+48 mBeroperasiThumb
0211SerpongSRPJalan Stasiun Serpong, Serpong, Serpong, Tangerang Selatankm 31+203+46 mBeroperasiThumb
0212Rawa BuntuRURawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatankm 28+790+40 mBeroperasiThumb
0213SudimaraSDMJombang, Ciputat, Tangerang Selatankm 24+244+40 mBeroperasiThumb
0214JurangmanguJMU (baru)
JMG (lama)
Sawah Lama, Ciputat, Tangerang Selatankm 22+250+25 mBeroperasiThumb
0215Pondok RanjiPDJRengas, Ciputat Timur, Tangerang Selatankm 20+071+24 mBeroperasiThumb
Batas provinsi Banten
Batas provinsi DKI Jakarta
- Pondok Betung PDBPesanggrahan, Pesanggrahan, Jakarta Selatankm 16+783Tidak beroperasiThumb
0216KebayoranKBYJalan Stasiun Kebayoran Lama, Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatankm 13+853+4,2 mBeroperasiThumb
0217PalmerahPLMJalan Palmerah Timur, Gelora, Tanah Abang, Jakarta Pusatkm 10+116+13 mBeroperasiThumb
0410Tanah AbangTHBJalan Jatibaru, Kampung Bali, Tanah Abang, Jakarta Pusatkm 6+925+9 mBeroperasiThumb
Laantrivelli km 5+820Tidak beroperasi
0404DuriDUJalan Stasiun Duri, Duri Utara, Tambora, Jakarta Barat, 11310km 3+288 lintas Batavia BOS-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak
km 0+000 lintas Duri-Tangerang
+9 mBeroperasiThumb
Segmen DuriAngke
Diresmikan pada tanggal 2 Januari 1899
0403AngkeAKJalan Stasiun Angke, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Baratkm 2+063 lintas Batavia BOS-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak
km 3+739 lintas Kampung Bandan-Angke
+3 mBeroperasiThumb
Segmen AngkeKampung Bandan
Diresmikan pada tanggal 12 September 1923
0401 Kota Inten KOIkm 1+616Tidak beroperasi
0486Kampung BandanKPBAncol, Pademangan, Jakarta Utarakm -(0+363) lintas Kampung BandanAngke
km 1+364 lintas Jakarta KotaJatinegaraCikampekPurwakartaPadalarang
km 1+364 lintas Jakarta KotaTanjung Priok
+3 mBeroperasiThumb
Tutup

Segmen lama Angke–Batavia BOS

Informasi lebih lanjut Nomor, Nama stasiun ...
NomorNama stasiunSingkatanAlamatLetakKetinggianStatusFoto
Lintas MerakBatavia BOS
Segmen AngkeBatavia BOS
Diresmikan pada tanggal 2 Januari 1899
Ditutup pada 12 September 1923
0403AngkeAKJalan Stasiun Angke, Jembatan Lima, Tambora, Jakarta Baratkm 2+063 lintas Batavia BOS-Tanah Abang-Rangkasbitung-Merak
km 3+739 lintas Kampung Bandan-Angke
+3 mBeroperasiThumb
Pasar Pagi PPITidak beroperasi
Batavia BOS Pinangsia, Taman Sari, Jakarta Baratkm 0+000 (pusat utama)Tidak beroperasiThumb

Keterangan:

  • Stasiun yang dicetak tebal merupakan stasiun kelas besar dan kelas I.
  • Stasiun yang dicetak miring merupakan stasiun nonaktif.

Referensi:

  • Letak stasiun: [19]
  • Pengidentifikasi stasiun: [20]
  • Tanggal pembukaan jalur: [1]:106-124
Tutup

Catatan kaki

  1. Jalur lingkar searah jarum jam melalui Manggarai dan Tanah Abang dan berlawanan arah jarum jam melalui Pasar Senen dan Kampung Bandan

Referensi

Loading related searches...

Wikiwand - on

Seamless Wikipedia browsing. On steroids.