Gentamisin

senyawa kimia Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Gentamisin

Gentamisin, dipasarkan dengan nama dagang Garamycin dan lainnya, adalah antibiotik. Gentamisin digunakan untuk mengobati beberapa jenis infeksi bakteri[1] seperti infeksi tulang, endokarditis, radang pada panggul, meningitis, pneumonia, infeksi saluran kemih, dan sepsis.[1] Gentamisin tidak efektif untuk mengobati gonore atau infeksi klamidia.[1] Obat ini dapat diberikan secara intravena, intramuskular, atau topikal.[1] Sediaan topikal digunakan pada luka bakar atau infeksi pada bagian luar mata.[2] Di negara maju, gentamisin hanya digunakan selama dua hari sampai hasil kultur bakteri dapat menentukan bakteri spesifik dan antibiotik yang spesifik pula.[3]

Fakta Singkat Nama sistematis (IUPAC), Data klinis ...
Gentamisin
Thumb
Thumb
Nama sistematis (IUPAC)
(3R,4R,5R)-2-{[(1S,2S,3R,4S,6R)-4,6-
diamino-3-{[(2R,3R,6S)-
3-amino-6-[(1R)-
1-(metilamino)etil]oksan-2-yl]oksi}-
2-hidroksisikloheksil]oksi}-5-metil-
4-(metilamino)oksana-3,5-diol
Data klinis
Nama dagang Cendo Genta, Cidomycin, Genalten, Genoint, Gentacid, Gentalex, Genticyn, Garamycin, Sagestam, lainnya
AHFS/Drugs.com monograph
MedlinePlus a682275
Kat. kehamilan D(AU) D(US)
Status hukum Rx only
Rute Intravena, tetes mata, intramuskular, topikal
Data farmakokinetik
Bioavailabilitas rendah jika diminum
Ikatan protein 0–10%
Waktu paruh 2 jam
Ekskresi Ginjal
Pengenal
Nomor CAS 1403-66-3 Y
Kode ATC D06AX07 J01GB03 S01AA11 S02AA14 S03AA06 QA07AA91 QG01AA91 QG51AA04 QJ51GB03
PubChem CID 3467
Ligan IUPHAR 2427
DrugBank DB00798
ChemSpider 390067 Y
UNII T6Z9V48IKG Y
KEGG D08013 Y
ChEBI CHEBI:27412 Y
ChEMBL CHEMBL195892 Y
Data kimia
Rumus C21H43N5O7 
Massa mol. 477,596 g/mol
SMILES eMolecules & PubChem
  • InChI=1S/C21H43N5O7/c1-9(25-3)13-6-5-10(22)19(31-13)32-16-11(23)7-12(24)17(14(16)27)33-20-15(28)18(26-4)21(2,29)8-30-20/h9-20,25-29H,5-8,22-24H2,1-4H3/t9?,10-,11+,12-,13+,14+,15-,16-,17+,18-,19-,20-,21+/m1/s1 Y
    Key:CEAZRRDELHUEMR-URQXQFDESA-N Y

Tutup

Gentamisin dapat menyebabkan ototoksisitas dan nefrotoksisitas.[1] Ototoksisitas yang terjadi antara lain masalah keseimbangan dan gangguan pendengaran.[1] Toksisitas tersebut dapat menjadi permanen.[1] Gentamisin dapat membahayakan janin jika dipakai selama kehamilan.[1] Namun, gentamisin tampak aman untuk digunakan selama menyusui.[4] Gentamicin adalah antibiotik tipe aminoglikosida yang bekerja dengan mengganggu kemampuan bakteri untuk melakukan sintesis protein, sehingga dapat membunuh bakteri.[1]

Gentamisin dipatenkan pada 1962 dan disetujui untuk dipasarkan pada 1964.[5] Gentamisin diisolasi dari Micromonospora purpurea.[1] Gentamisin terdapat dalam Daftar Obat Esensial Organisasi Kesehatan Dunia.[6] Gentamisin tersedia dalam bentuk generik.[7] Harga gentamisin injeksi di negara berkembang pada tahun 2014 sebesar US$0,05-0,58 per mL.[8]

Indikasi

Gentamisin diindikasikan untuk mengobati berbagai infeksi bakteri yang sebagian besar bakteri Gram-negatif seperti Pseudomonas, Proteus, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, Enterobacter aerogenes, dan Serratia. Gentamisin juga dapat digunakan untuk mengobati infeksi Staphylococcus Gram-positif.[9] Gentamisin digunakan untuk pengobatan infeksi saluran pernapasan, infeksi saluran kemih, infeksi darah, tulang, dan jaringan lunak yang disebabkan bakteri yang sensitif terhadap gentamisin.[10]

Tidak terdapat bukti cukup yang merekomendasikan gentamisin sebagai lini pertama pengobatan infeksi Neisseria gonore.[11] Gentamisin tidak digunakan untuk mengobati infeksi yang disebabkan Neisseria meningitidis atau Legionella pneumophila (karena terdapat risiko terjadinya syok akibat endotoksin yang dihasilkan organisme Gram-negatif tertentu). Gentamisin juga dapat digunakan untuk melawan Yersinia pestis dan Francisella tularensis.[12]

Beberapa Enterobacteriaceae, Pseudomonas spp., Enterococcus spp., Staphylococcus aureus dan Staphylococcus spp, lainnya memiliki resistensi terhadap gentamisin dengan tingkat yang bervariasi.[13]

Efek samping

Ringkasan
Perspektif

Efek samping yang terjadi setelah penggunaan gentamisin bervariasi mulai yang ringan seperti mual dan muntah, hingga reaksi yang lebih berat seperti:[9]

  • Jumlah sel darah rendah
  • Reaksi alergi
  • Masalah neuromuskuler
  • Kerusakan saraf (neuropati)
  • Kerusakan ginjal (nefrotoksisitas)
  • Gangguan telinga (ototoksisitas)

Nefrotoksisitas dan ototoksisitas berkaitan dengan dosis yang diberikan. Dosis yang lebih tinggi dapat menyebabkan toksisitas yang lebih berat.[9] Gejala kedua toksisitas ini mungkin tidak timbul segera, terkadang baru muncul setelah menyelesaikan pengobatan.[9]

Kerusakan ginjal

Kerusakan ginjal dialami oleh 10-25% dari pasien yang mendapat pengobatan dengan aminoglikosida. Gentamisin adalah salah satu obat yang paling nefrotoksik di kelas tersebut.[14] Seringkali, nefrotoksisitas akut bersifat reversibel, tetapi mungkin dapat berakibat fatal.[9] Risiko nefrotoksisitas dipengaruhi oleh dosis, frekuensi, durasi terapi, dan penggunaan bersamaan dengan obat-obatan tertentu, seperti AINS, diuretik, sisplatin, siklosporin, sefalosporin, amfoterisin, media kontras iodida, dan vankomisin.[14]

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko nefrotoksisitas antara lain:[14]

Fungsi ginjal pasien ketika menggunakan gentamisin harus dipantau dengan mengukur kreatinin dalam darah, kadar elektrolit, keluaran urin, adanya protein dalam urin, dan kadar bahan kimia lainnya, seperti urea, dalam darah.[14]

Kerusakan telinga dalam

Thumb
Salah satu bentuk gentamisin, Gentamisin A1 yang memiliki aktivitas efek antimikroba lebih rendah

Sekitar 11% dari pasien yang mendapat pengobatan dengan aminoglikosida mengalami kerusakan pada telinga dalam.[15] Gejala kerusakan telinga dalam antara lain tinitus, gangguan pendengaran, vertigo, ataksia, dan limbung.[16] Penggunaan gentamisin dalam jangka panjang dapat merusak sel-sel rambut telinga dalam, sehingga menyebabkan gangguan pendengaran yang ireversibel. Selain itu, gentamisin juga dapat merusak vestibular telinga dalam, sehingga menyebabkan masalah keseimbangan.[16] Untuk mengurangi risiko ototoksisitas, pasien disarankan untuk rajin minum air.[9]

Faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko kerusakan telinga dalam antara lain:[9][10]

Kontraindikasi

Gentamisin dikontraindikasikan pada pasien dengan riwayat hipersensitif, seperti anafilaksis, atau reaksi toksik serius lainnya terhadap gentamisin atau aminoglikosida lainnya.[10]

Referensi

Loading related searches...

Wikiwand - on

Seamless Wikipedia browsing. On steroids.