Final Liga Champions UEFA 2021

Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas

Final Liga Champions UEFA 2021

Final Liga Champions UEFA 2021 adalah pertandingan final Liga Champions UEFA 2020–2021, musim ke-66 turnamen sepak bola utama antarklub Eropa yang diselenggarakan UEFA dan musim ke-29 sejak perubahan nama dari Piala Champions Eropa menjadi Liga Champions UEFA. Pertandingan ini dimainkan di Estádio do Dragão, Porto, Portugal pada 29 Mei 2021,[5] antara dua klub asal Inggris, yaitu Manchester City, dalam final Liga Champions UEFA pertamanya dengan juara 2012, Chelsea.

Fakta Singkat Turnamen, Manchester City ...
Final Liga Champions UEFA 2021
Thumb
Sampul buku acara
TurnamenLiga Champions UEFA 2020–2021
Tanggal29 Mei 2021 (2021-05-29)
StadionEstádio do Dragão, Porto
Pemain Terbaik
N'Golo Kanté (Chelsea)[1]
WasitAntonio Mateu Lahoz (Spanyol)[2]
Penonton14.110[3]
CuacaMalam cerah
19 °C (66 °F)
72% kelembapan[4]
2020
2022
Tutup

Pertandingan final semula rencananya diselenggarakan di Stadion Krestovsky, Sankt-Peterburg, Rusia. Namun, karena penundaan dan relokasi final 2020 ke Lisboa akibat pandemi COVID-19 di Eropa, tuan rumah pertandingan final diundur setahun, dengan Stadion Olimpiade Atatürk, Istanbul, Turki sebagai gantinya menjadi tuan rumah final 2021.[6] Namun, pada 13 Mei 2021 UEFA mengumumkan bahwa tempat laga final dipindahkan ke Porto agar penggemar dapat menghadiri pertandingan.[5]

Chelsea menang dengan skor 1–0 dan meraih gelar Liga Champions UEFA yang kedua.[7] Sebagai pemenang, Chelsea berhak untuk bermain melawan pemenang Liga Eropa UEFA 2020–2021, Villarreal, di Piala Super UEFA 2021 dan juga lolos ke babak semifinal Piala Dunia Antarklub FIFA 2021 di Uni Emirat Arab.

Tim peserta

Dalam tabel dibawah ini, pertandingan final hingga 1992 berada pada era Piala Champions Eropa, sedangkan sejak 1993 berada pada era Liga Champions UEFA.

Informasi lebih lanjut Tim, Penampilan final sebelumnya (tebal menandakan juara) ...
Tim Penampilan final sebelumnya (tebal menandakan juara)
Inggris Manchester City Tidak ada
Inggris Chelsea 2 (2008, 2012)
Tutup

Tempat pertandingan

Ringkasan
Perspektif
Thumb
Estádio do Dragão di Porto, tempat laga final.

Pertandingan ini merupakan final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA keempat yang dihelat di Portugal dan yang pertama diselenggarakan di luar Lisboa, yang sebelumnya pernah menjadi tuan rumah final pada 1967 di Estádio Nacional dan 2014 beserta 2020 di Estádio da Luz. Pertandingan ini merupakan pertama kalinya final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA diselenggarakan di negara yang sama dalam dua musim berturut-turut.[8] Estádio do Dragão sebelumnya pernah menjadi tuan rumah pertandingan Piala Eropa 2004 dan Babak final Liga Negara UEFA 2019. Selain itu, pertandingan final ini untuk pertama kali sejak 2004 digelar di stadion dengan kapasitas dibawah 60.000 penonton.

Pemilihan tuan rumah awal

Sebuah proses pencalonan terbuka diluncurkan pada 22 September 2017 oleh UEFA untuk memilih tempat pertandingan final Liga Champions UEFA, Liga Eropa UEFA, dan Liga Champions Wanita UEFA pada 2020. Asosiasi memiliki batas waktu hingga 31 Oktober 2017 untuk mengajukan diri dan dokumen pencalonan harus diserahkan paling lambat 1 Maret 2018. Asosiasi yang menjadi tuan rumah pertandingan Piala Eropa 2020 dilarang mencalonkan diri menjadi tuan rumah final Liga Champions UEFA 2020.

UEFA mengumumkan pada 3 November 2017 bahwa ada dua asosiasi yang berminat mencalonkan diri menjadi tuan rumah pertandingan final Liga Champions UEFA 2020.[9]

Informasi lebih lanjut Negara, Stadion ...
Asosiasi yang mencalonkan tuan rumah pertandingan final
NegaraStadionKotaKapasitasCatatan
 PortugalEstádio da LuzLisboa65.647Tuan rumah Final Liga Champions UEFA 2014
 TurkiStadion Olimpiade AtatürkIstanbul76.092Tuan rumah Final Liga Champions UEFA 2005
Tutup

Stadion Olimpiade Atatürk dipilih oleh Komite Eksekutif UEFA saat pertemuan di Kiev pada 24 Mei 2018.[10][11][12]

Pada 17 Juni 2020, Komite Eksekutif UEFA mengumumkan bahwa karena penundaan dan relokasi final 2020 final ke Estádio da Luz, Istanbul sebagai gantinya menjadi tuan rumah final 2021.[6]

Relokasi ke Porto

Karena pandemi COVID-19 di Turki, klub Liga Utama Inggris Aston Villa menawarkan agar Villa Park di Birmingham sebagai tempat pertandingan final Liga Champions sebagai alternatif Istanbul untuk menampung 8.000 penggemar asal Inggris yang terdampak akibat pembatasan perjalanan.[13] Villa Park sebelumnya menjadi tuan rumah Final Piala Winners UEFA 1999, yang merupakan final terakhir kompetisi UEFA tersebut. Stadion ini juga menjadi tuan rumah Community Shield FA 2012, yang juga diperebutkan antara Manchester City dan Chelsea, karena Stadion Wembley – stadion nasional Inggris – menjadi tuan rumah final turnamen sepak bola Olimpiade pada hari sebelumnya, yang dipilih karena jaraknya yang sama antara Manchester dan London. Pada 7 Mei 2021, Sekretaris Negara untuk Transportasi Grant Shapps menyarankan agar para penggemar tidak melakukan perjalanan ke Turki untuk pertandingan tersebut.[14]

Saat bernegosiasi dengan Departemen Digital, Budaya, Media dan Olahraga, UEFA hanya mempertimbangkan Wembley sebagai tempat pertandingan potensial di Britania Raya dan memerlukan jaminan bahwa ofisial, sponsor, dan jurnalis terhindar dari pembatasan perjalanan COVID-19 Britania Raya.[15] Pemerintah Britania Raya tidak dapat menyepakati hal tersebut,[16] dan pada 13 Mei 2021, UEFA mengumumkan bahwa pertandingan final direlokasi ke Estádio do Dragão, Porto, Portugal,[5] negara yang masuk "daftar hijau" Britania Raya untuk perjalanan yang tidak dibatasi selama pandemi.[16]

Latar belakang

Ringkasan
Perspektif

Pertandingan ini merupakan final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA pertama bagi Manchester City. Mereka sebelumnya mencapai final kompetisi Eropa, Final Piala Winners Eropa 1970, dan memenanginya. Manchester City menjadi tim asal Inggris kesembilan yang bermain di final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA. Ini merupakan final Liga Champions UEFA yang ketiga bagi manajer Pep Guardiola dan yang pertama sejak dua kemenangan bersama Barcelona pada 2009 dan 2011, keduanya melawan Manchester United.[17]

Pertandingan ini merupakan final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA ketiga bagi Chelsea dan yang pertama sejak 2012. Mereka sebelumnya mencapai final Piala Winners UEFA dan Liga Eropa UEFA masing-masing dua kali dan memenangi seluruhnya. Selain itu, Chelsea menjadi klub pertama tim pria dan wanita mencapai final Liga Champions UEFA pada musim yang sama, di mana tim wanita-nya juga lolos ke Final Liga Champions Wanita UEFA 2021. Kepala pelatih Thomas Tuchel menjadi manajer pertama yang mencapai final Piala Champions Eropa/Liga Champions UEFA dalam dua musim berturut-turut dengan klub yang berbeda, setelah kalah di final 2020 oleh Bayern München ketika melatih Paris Saint-Germain.[18]

Pertandingan ini merupakan final all-English ketiga dalam sejarah kompetisi, setelah 2008 – yang juga melibatkan Chelsea – dan 2019.

Pertandingan ini merupakan pertemuan ketiga antara kedua tim di kompetisi Eropa, setelah sebelumnya bertemu di babak semifinal Piala Winners Eropa 1970–1971, di mana Chelsea memenangi kedua pertandingan 1–0 dalam perjalanan untuk meraih trofi Eropa pertama mereka. Pertandingan ini juga final kejuaraan besar yang kedua bagi kedua tim, setelah Final Piala EFL 2019, di mana City menang adu penalti setelah imbang tanpa gol hingga akhir perpanjangan waktu. Kedua tim bertemu dua kali selama Liga Utama Inggris pada musim ini, dengan kedua tim meraih kemenangan tandang: City memenangi pertandingan pertama 3–1, sementara Chelsea memenangi yang kedua 2–1 tiga minggu sebelum final. Diantara kurun waktu tersebut, Chelsea mengalahkan City 1–0 di babak semifinal Piala FA, mencegah kesempatan City untuk memenangi quadruple yang belum pernah terjadi sebelumnya.[19]

Perjalanan menuju final

Ringkasan
Perspektif

Catatan: Dalam tabel dibawah ini, skor yang dicetak finalis disebutkan pertama (K: kandang; T: tandang).

Informasi lebih lanjut Manchester City, Babak ...
Inggris Manchester City Babak Inggris Chelsea
Lawan Hasil akhir Babak grup Lawan Hasil akhir
Portugal Porto 3–1 (K) Pertandingan 1 Spanyol Sevilla 0–0 (K)
Prancis Marseille 3–0 (T) Pertandingan 2 Rusia Krasnodar 4–0 (T)
Yunani Olympiakos 3–0 (K) Pertandingan 3 Prancis Rennes 3–0 (K)
Yunani Olympiakos 1–0 (T) Pertandingan 4 Prancis Rennes 2–1 (T)
Portugal Porto 0–0 (T) Pertandingan 5 Spanyol Sevilla 4–0 (T)
Prancis Marseille 3–0 (K) Pertandingan 6 Rusia Krasnodar 1–1 (K)
Juara Grup C
Pos Tim Main Poin
1 Inggris Manchester City 6 16
2 Portugal Porto 6 13
3 Yunani Olympiakos 6 3
4 Prancis Marseille 6 3
Sumber: UEFA
Klasemen akhir Juara Grup E
Pos Tim Main Poin
1 Inggris Chelsea 6 14
2 Spanyol Sevilla 6 13
3 Rusia Krasnodar 6 5
4 Prancis Rennes 6 1
Sumber: UEFA
Lawan Agregat Leg ke-1 Leg ke-2 Babak gugur Lawan Agregat Leg ke-1 Leg ke-2
Jerman Borussia Mönchengladbach 4–0 2–0 (T)[a] 2–0 (K)[a] Babak 16 besar Spanyol Atlético Madrid 3–0 1–0 (T)[b] 2–0 (K)
Jerman Borussia Dortmund 4–2 2–1 (K) 2–1 (T) Perempat final Portugal Porto 2–1 2–0 (T)[c] 0–1 (K)[c]
Prancis Paris Saint-Germain 4–1 2–1 (T) 2–0 (K) Semifinal Spanyol Real Madrid 3–1 1–1 (T) 2–0 (K)
Tutup

Catatan

  1. Kedua pertandingan babak 16 besar Manchester City melawan Borussia Mönchengladbach dimainkan di Budapest, Hungaria karena pembatasan perjalanan terkait pandemi COVID-19 antara Jerman dengan Britania Raya.[20][21]
  2. Pertandingan tandang babak 16 besar Chelsea melawan Atlético Madrid dimainkan di Bukares, Rumania karena pembatasan perjalanan terkait pandemi COVID-19 dari Britania Raya ke Spanyol.[20]
  3. Kedua pertandingan perempat final Chelsea melawan Porto dimainkan di Sevilla, Spanyol karena pembatasan perjalanan terkait pandemi COVID-19 antara Portugal dengan Britania Raya.[22]

Pra pertandingan

Ringkasan
Perspektif

Perangkat pertandingan

Thumb
Wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz (tengah) memimpin laga final bersama asisten Roberto Díaz Pérez del Palomar (kiri) dan Pau Cebrián Devís (kanan).

Pada 12 Mei 2021, UEFA menunjuk wasit asal Spanyol Antonio Mateu Lahoz sebagai wasit untuk pertandingan final. Mateu Lahoz menjadi wasit FIFA sejak 2011 dan sebelumnya bertugas sebagai wasit keempat untuk Final Liga Champions UEFA 2019. Ia memimpin enam pertandingan sebelumnya dalam Liga Champions UEFA musim 2020–2021, yaitu satu pertandingan babak play-off, empat pertandingan babak grup, dan satu pertandingan babak perempat final. Ia pernah menjadi wasit Piala Dunia FIFA 2018 di Rusia dan terpilih sebagai salah satu ofisial Piala Eropa 2020. Ia bergabung bersama enam rekan senegaranya, yaitu asisten wasit Pau Cebrián Devís dan Roberto Díaz Pérez del Palomar. Carlos del Cerro Grande bertugas sebagai wasit keempat, sedangkan Alejandro Hernández Hernández sebagai asisten wasit video. Juan Martínez Munuera dan Íñigo Prieto López de Cerain sebagai petugas pembantu VAR bersama wasit asal Polandia, Paweł Gil.[2]

Upacara pembukaan

DJ dan produser musik elektronik asal Amerika Serikat Marshmello bersama Selena Gomez dan Khalid tampil dalam upacara pembukaan virtual sebelum pertandingan dimulai.[23]

Pertandingan

Ringkasan
Perspektif

Detail

Tim "tuan rumah" (untuk tujuan administratif) ditentukan melalui pengundian tambahan yang dilakukan pada 19 Maret 2021, setelah pengundian babak perempat final dan semifinal.[24]

Informasi lebih lanjut Manchester City, 0–1 ...
Tutup

29 Mei 2021 (2021-05-29)
20.00 WEST
Thumb
Thumb
Thumb
Thumb
Manchester City[4]
Thumb
Thumb
Thumb
Chelsea[4]
GK31Brasil Ederson
RB2Inggris Kyle Walker
CB5Inggris John Stones
CB3Portugal Rúben Dias
LB11Ukraina Oleksandr Zinchenko
CM20Portugal Bernardo SilvaPanah merah menghadap ke bawah 64'
CM8Jerman İlkay GündoğanKartu kuning 35'
CM47Inggris Phil Foden
AM17Belgia Kevin De Bruyne KaptenPanah merah menghadap ke bawah 60'
CF26Aljazair Riyad Mahrez
CF7Inggris Raheem SterlingPanah merah menghadap ke bawah 77'
Pemain pengganti:
GK13Amerika Serikat Zack Steffen
GK33Inggris Scott Carson
DF6Belanda Nathan Aké
DF14Spanyol Aymeric Laporte
DF22Prancis Benjamin Mendy
DF27Portugal João Cancelo
DF50Spanyol Eric García
MF16Spanyol Rodri
MF25Brasil FernandinhoPanah hijau mengarah ke atas 64'
FW9Brasil Gabriel JesusKartu kuning 88'Panah hijau mengarah ke atas 60'
FW10Argentina Sergio AgüeroPanah hijau mengarah ke atas 77'
FW21Spanyol Ferran Torres
Manajer:
Spanyol Pep Guardiola
Thumb
GK16Senegal Édouard Mendy
CB28Spanyol César Azpilicueta Kapten
CB6Brasil Thiago SilvaPanah merah menghadap ke bawah 39'
CB2Jerman Antonio RüdigerKartu kuning 57'
RWB24Inggris Reece James
LWB21Inggris Ben Chilwell
CM5Italia Jorginho
CM7Prancis N'Golo Kanté
RW29Jerman Kai Havertz
LW19Inggris Mason MountPanah merah menghadap ke bawah 80'
CF11Jerman Timo WernerPanah merah menghadap ke bawah 66'
Pemain pengganti:
GK1Spanyol Kepa Arrizabalaga
GK13Argentina Willy Caballero
DF3Spanyol Marcos Alonso
DF4Denmark Andreas ChristensenPanah hijau mengarah ke atas 39'
DF15Prancis Kurt Zouma
DF33Italia Emerson
MF10Amerika Serikat Christian PulisicPanah hijau mengarah ke atas 66'
MF17Kroasia Mateo KovačićPanah hijau mengarah ke atas 80'
MF20Inggris Callum Hudson-Odoi
MF22Maroko Hakim Ziyech
MF23Skotlandia Billy Gilmour
FW18Prancis Olivier Giroud
Manajer:
Jerman Thomas Tuchel

Pemain Terbaik:
N'Golo Kanté (Chelsea)[1]

Asisten wasit:[2]
Pau Cebrián Devís (Spanyol)
Roberto Díaz Pérez del Palomar (Spanyol)
Wasit keempat:[2]
Carlos del Cerro Grande (Spanyol)
Asisten wasit video:[2]
Alejandro Hernández Hernández (Spanyol)
Pembantu asisten wasit video:[2]
Juan Martínez Munuera (Spanyol)
Íñigo Prieto López de Cerain (Spanyol)
Paweł Gil (Polandia)

Peraturan pertandingan[25][26]

  • Waktu normal 90 menit.
  • 30 menit perpanjangan waktu jika diperlukan.
  • Adu penalti jika skor masih imbang.
  • Maksimum membawa dua belas pemain pengganti.
  • Maksimum lima kali pergantian pemain, dengan pergantian keenam dilakukan pada babak perpanjangan waktu.[cat. 1]

Statistik

Informasi lebih lanjut Statistik, Manchester City ...
Tutup

Lihat pula

Catatan

  1. Setiap tim hanya diberi kesempatan melakukan tiga kali pergantian pemain, dengan pergantian keempat dilakukan pada babak perpanjangan waktu, tidak termasuk pergantian yang dilakukan pada babak pertama, sebelum babak perpanjangan waktu, dan babak pertama perpanjangan waktu.

Referensi

Pranala luar

Loading related searches...

Wikiwand - on

Seamless Wikipedia browsing. On steroids.