Dari Wikipedia, ensiklopedia bebas
Santo Francisco de Jesus Marto (11 Juni 1908 – 4 April 1919 ), saudarinya Santa Jacinta de Jesus Marto (5 Maret 1910 – 20 Februari 1920 )[1] dan sepupu mereka Lúcia dos Santos (1907–2005) adalah anak-anak asal Aljustrel, sebuah wilayah terpencil di dekat, yang menyaksikan tiga penampakan pada 1916 dan beberapa penampakan Bunda Maria di pada 1917. Gelar Bunda dari Fátima diberikan kepada Bunda Maria sebagai hasilnya, dan Basilika Bunda Rosario (Fátima) menjadi pusat utama peziarahan Kristen di dunia.
Francisco Marto dan Jacinta Marto | |
---|---|
Lahir | 11 Juni 1908 (Francisco) 05 Maret 1910 (Jacinta) Aljustrel, Fátima, Ourém, Portugal |
Meninggal | 4 April 1919 10) Aljustrel, Fátima, Portugal (Francisco) 20 Februari 1920 (umur 9) Rumah Sakit Santa Stephanie, Lisbon, Portugal (Jacinta) | (umur
Dihormati di | Gereja Katolik Roma |
Beatifikasi | 13 Mei 2000, Basilika Bunda Rosario, oleh Paus Yohanes Paulus II |
Kanonisasi | 13 Mei 2017, Basilika Bunda dari Rosario, Fátima, Portugal oleh Paus Fransiskus |
Tempat ziarah | Basilika Bunda dari Rosario, Fátima, Portugal |
Pesta | 20 Februari |
Pelindung |
|
Dua anak Marto dikanonisasikan oleh Paus Fransiskus di Biara Bunda dari Fátima, di Portugal pada 13 Mei 2017, tahun keseratus dari penampakan pertama Bunda dari Fátima. Mereka menjadi salah satu orang kudus Katolik termuda, dengan Jacinta menjadi santa termuda yang tidak meninggal sebagai martir.[2]
Seamless Wikipedia browsing. On steroids.